Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Mentawai Sambangi SMAN 1 Sipora: Ajak Pemilih Pemula Tolak Politik Uang

SMA1_

Dokumentasi Sosialiasai Bawaslu Kepulauan Mentawai ke SMA 1 Sipora

SIOBAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Mentawai menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif di SMA Negeri 1 Sipora. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para pelajar sebagai pemilih pemula agar memiliki integritas tinggi dalam menghadapi pesta demokrasi, Senin (20/4/2026).

Hadir sebagai narasumber tunggal, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H) Bawaslu Mentawai, Perius. Di hadapan siswa-siswi SMA Negeri 1 Sipora, beliau memberikan edukasi mendalam mengenai peran krusial generasi muda dalam mengawal demokrasi di Bumi Sikerei.

Dalam arahannya, Perius menekankan pesan kuat untuk melawan praktik politik uang. "Adik-adik adalah pemilik masa depan Mentawai. Jangan biarkan hak suara kalian dibeli dengan materi. Menolak politik uang bukan hanya menjaga martabat diri, tapi juga menjaga kualitas pemimpin yang akan lahir nantinya," tegasnya.

Selain edukasi mengenai integritas, Perius juga memperkenalkan secara mendetail mengenai jenis-jenis pemilihan yang ada di Indonesia. Hal ini dilakukan agar para siswa tidak bingung saat berada di bilik suara nanti.

Materi Utama yang Disampaikan:

  • Tolak Politik Uang: Memberikan pemahaman bahwa politik uang adalah racun demokrasi yang merusak sistem pemerintahan.
  • Pengenalan Jenis Pemilihan: Menjelaskan perbedaan antara Pemilihan Presiden, Pemilihan Legislatif (DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten), hingga Pemilihan Kepala Daerah (Pilgub dan Pilbup).
  • Tata Cara Pengawasan: Mengajak siswa untuk aktif melaporkan jika melihat adanya kecurangan di lingkungan tempat tinggal mereka.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sipora mengapresiasi kehadiran Bawaslu yang memberikan wawasan baru bagi siswanya. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan siswa SMAN 1 Sipora tidak hanya menjadi pemilih yang hadir di TPS, tetapi juga menjadi pemilih cerdas yang memahami jenis pilihan dan berani berkata "Tidak" pada politik uang.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Mentawai