Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kepulauan Mentawai Buka Pendidikan Pengawas Partisipatif, Usung Tema "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat"

hy5uj6yftu

Dokumentasi Kegiatan P2P Bawaslu Kabupaten Kepulauan Mentawai Tahun 2026

Tuapejat, Mentawai – Bawaslu Kabupaten Kepulauan Mentawai resmi membuka kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) dengan mengusung tema "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat", Kamis (13/8/2026). Kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama bagi masyarakat Kepulauan Mentawai untuk turut ambil bagian dalam pengawasan Pemilu ke depan.

Pembukaan kegiatan ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh dan pimpinan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Mentawai, di antaranya Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Jakop Saguruk, S.E., Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai Ibrani Sababalat, S.H., Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Kabupaten Kepulauan Mentawai Mayor Mar Abdul Basir, Anggota KPU Kabupaten Kepulauan Mentawai Kurnia Ilahi, S.P., beserta perwakilan Forkopimda Kabupaten Kepulauan Mentawai lainnya. Turut hadir pula Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Kepulauan Mentawai, Plt. Koordinator Sekretariat, serta jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Mentawai, Nasrullah Siritoitet, S.Pd, menyampaikan harapan besar agar peserta P2P dapat berperan aktif sebagai pengawas partisipatif pada pelaksanaan Pemilu mendatang. Lebih dari itu, ia berharap para peserta juga dapat menjadi agen penyebar ilmu di tengah-tengah masyarakat, khususnya terkait pentingnya menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Jakop Saguruk, S.E., dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan P2P sebagai wadah bagi masyarakat untuk belajar dan memahami demokrasi secara lebih mendalam. Menurutnya, kegiatan semacam ini penting untuk terus digalakkan guna menumbuhkan kesadaran politik masyarakat Kepulauan Mentawai.

Senada dengan itu, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Ibrani Sababalat, S.H., menyampaikan bahwa kondisi geografis Kepulauan Mentawai yang terdiri dari beberapa pulau menuntut adanya partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam mengawasi jalannya Pemilu mendatang. Ia menilai keterlibatan masyarakat menjadi kunci penting mengingat tantangan pengawasan di wilayah kepulauan tidaklah sederhana.

Kegiatan ini juga dihadiri secara daring oleh Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Khadafi, S.Kom, yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif ini. Dalam arahannya, ia berpesan kepada jajaran Bawaslu Kabupaten Kepulauan Mentawai agar senantiasa menyampaikan fakta dan data sesuai kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan.

"Kepada Bawaslu Kepulauan Mentawai, saya berharap sampaikan segala fakta dan data apa adanya yang terjadi di lapangan, sehingga menjadi landasan kita memperbaiki dan menyempurnakan pengawasan ke depannya," ujar Muhammad Khadafi.

Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader pengawas partisipatif yang berkualitas, sekaligus memperkuat sinergi antara Bawaslu, pemerintah daerah, DPRD, TNI/Polri, KPU, dan seluruh elemen masyarakat Kepulauan Mentawai dalam mewujudkan Pemilu 2029 yang jujur, adil, dan bermartabat.

Penulis dan Foto : Humas Bawaslu Kepulauan Mentawai