Muhammad Khadafi: “Gerbang Pencegahan”, Inovasi untuk Pemilu Berintegritas
|
PADANG — Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat Muhammad Khadafi mendorong seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota untuk terus berinovasi dalam memperkuat upaya pencegahan pelanggaran Pemilu. Hal ini disampaikan Khadafi saat membuka kegiatan Rapat Dalam Kantor (RDK) Penguatan Kelembagaan Terkait Konsolidasi Data Hasil Pencegahan Tahun 2025, yang dilaksanakan pada Rabu, 5 November 2025, bertempat di Aula Sidang Bawaslu Provinsi Sumatera Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Khadafi memperkenalkan konsep “Gerbang Pencegahan” sebagai inovasi baru dalam sistem kerja Bawaslu yang menitikberatkan pada penguatan koordinasi, konsolidasi data, dan peningkatan efektivitas pencegahan di tingkat daerah.
“Bawaslu Kabupaten/Kota harus membangun sistem baru yang adaptif dan berkelanjutan. Gerbang Pencegahan ini menjadi wadah kolaboratif untuk memastikan setiap potensi pelanggaran dapat diantisipasi sejak dini melalui sinergi dan data yang akurat,” ujar Khadafi dalam arahannya.
Lebih lanjut, Khadafi menekankan bahwa keberhasilan pengawasan tidak hanya diukur dari penindakan pelanggaran, tetapi juga dari seberapa efektif langkah pencegahan dilakukan. Melalui Gerbang Pencegahan, Bawaslu diharapkan mampu memperkuat fungsi pencegahan berbasis data dan kolaborasi lintas sektor.
Kegiatan RDK ini dihadiri oleh Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, serta Kasubag Pengawasan dan staf yang membidangi pencegahan dari seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Barat. Dalam forum ini, peserta melakukan konsolidasi data hasil pencegahan, berbagi praktik baik, serta menyusun strategi pengawasan yang lebih proaktif menjelang tahapan Pemilu berikutnya.
Bawaslu Kabupaten Kepulauan Mentawai turut hadir dalam kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kapasitas pencegahan pelanggaran di wilayahnya. Melalui partisipasi aktif tersebut, Mentawai mendukung penuh gagasan “Gerbang Pencegahan” sebagai bentuk inovasi yang selaras dengan semangat pengawasan berintegritas.
“Gerbang Pencegahan bukan hanya simbol, tetapi gerakan nyata dalam menjaga integritas demokrasi. Dengan sinergi yang kuat, kita bisa memastikan Pemilu berjalan jujur, adil, dan bermartabat,” tegas Khadafi.
Dengan semangat kolaboratif dan inovatif ini, Bawaslu Provinsi Sumatera Barat berkomitmen terus memperkuat peran pencegahan di seluruh daerah. Melalui Gerbang Pencegahan, diharapkan pengawasan Pemilu semakin partisipatif, transparan, dan berintegritas demi terwujudnya Pemilu 2025 yang demokratis.
Penulis dan Foto : Humas Mentawai