Disinformasi Jadi Ancaman Demokrasi, Bawaslu Mentawai Ajak Jajaran dan Media Tingkatkan Kewaspadaan
|
Mentawai – Dalam upaya memperkuat pemahaman dan kewaspadaan terhadap penyebaran informasi yang menyesatkan pada setiap tahapan pemilu, Bawaslu Kabupaten Kepulauan Mentawai menggelar kegiatan Konsolidasi Demokrasi dengan tema “Disinformasi dan Hoaks pada Tahapan Pemilu”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (18/6/2026) di Aula Bawaslu Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Kepulauan Mentawai serta menghadirkan dua peserta eksternal dari unsur media, yakni perwakilan TVRI Sumatera Barat dan Go Asia News. Kehadiran insan media diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan penyebaran informasi palsu yang berpotensi mengganggu kualitas demokrasi dan proses pemilu.
Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Mentawai, Nasrullah Siritoitet. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa disinformasi dan hoaks merupakan salah satu ancaman serius bagi pelaksanaan pemilu yang demokratis, jujur, dan adil.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dan media sosial telah memberikan kemudahan dalam penyebaran informasi, namun di sisi lain juga membuka ruang bagi beredarnya informasi yang tidak benar dan dapat memengaruhi persepsi publik terhadap penyelenggaraan pemilu.
“Disinformasi dan hoaks tidak hanya merugikan masyarakat sebagai penerima informasi, tetapi juga dapat menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. Oleh karena itu, seluruh jajaran Bawaslu perlu memiliki pemahaman yang baik untuk mampu mengidentifikasi, mencegah, dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait informasi yang beredar,” ujarnya.
Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai bentuk-bentuk disinformasi dan hoaks yang kerap muncul pada tahapan pemilu, strategi penanganan informasi yang tidak benar, serta pentingnya literasi digital dalam mendukung terciptanya ruang informasi yang sehat dan bertanggung jawab.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi forum diskusi dan berbagi pengalaman antara jajaran Bawaslu dan insan media terkait peran strategis media dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Bawaslu Kabupaten Kepulauan Mentawai berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu sekaligus memperkuat kolaborasi dengan media dalam menjaga kualitas informasi publik. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar dan terpercaya selama berlangsungnya tahapan pemilu, sehingga demokrasi dapat berjalan secara sehat, transparan, dan berintegritas.
Penulis dan Foto : Humas Bawaslu Mentawai